Suasana salah satu forum Walisongo Leadership Camp

SEMARANG, Hariansemarang.com-Generasi Baru Indonesia (GenBI) Semarang adakan Walisongo Leadership Camp dengan tema Together to be Stronger guna meningkatkan kemampuan kepemimpinan anggota GenBI dan meningkatkan keakraban GenBI komisariat UIN Walisongo Semarang.
Koordinator alumni GenBI Aziz Widhi Nugroho mengemukakan bahwa, untuk menjadi leader yang baik hal yang harus disiapkan oleh seseorang adalah kita harus memiliki cara membawa diri agar bisa bersosialisasi dengan orang lain. Baik dalam masyarakat, dalam organisasi atau lainnya. Kita harus bisa membawa diri kita sesuai pada tempatnya.
Menurutnya, pemimpin bukan hanya yang memiliki jabatan, namun yang bisa memposisikan dirinya dimanapun berada.
“Setiap orang adalah pemimpin, baik memimpin orang lain maupun memimpin dirinya untuk itu dia harus bisa menyesuaikan diri dimanapun tempatnya” Katanya.
Hal itu disampaikannya saat menjadi pembicara dalam acara Walisongo Leadership Camp di Kampung Jawi-Sukorejo Gunung Pati, Minggu (8/12).

Lebih lanjut Aziz menjelaskan ada delapan sifat yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Diantaranya sifat yang dimiliki adalah sifat air yaitu adaptif artinya menyesuaikan diri dengan llingkungan secara cepat. Air tidak pernah memilah kemana dia harus mengalir, dia menyesuaikan diri.
“pemimpin harus memiliki sifat seperti air yang mengalir tanpa memilah kemana dia harus mengalir, entah temppat itu kotor ataupun bersih ia akan tetap terus mengalir. ” jelasnya.
Sifat kedua yang harus dimiliki pemimpin adalah sifat seperti bintang yang berada diatas, seorang pemimpin harus mempunyai harapan dan cita-cita yang tinggi dalam menjalani hidupnya. Sehingga dia tidak hanya menjalani hidupnya sekadar untuk hidup. Namun memiliki harapan dan cita yang tinggi
Sifat ketiga yaitu sifat Bulan yang tidak menunjukan jika dirinya besar dan berkuasa saat gerhana. Maka seseirang pemimpin tidak boleh menujukan bahwa dia paling menonjol dari lainnya.
Sifat keempat yaitu Matahari yang memiliki sifat dari gelap ke terang artinya seorang pemimpin harus memiliki sifat yang solutif setip kali ada persoalan yang dihadapi dirinya maupun anggotanya. Dia harus selalu menyinari dia dan sekelilingnya. Dengan kata lain memberikan solusi untuk dirinya maupun orang lain.
Sifat ke lima yaitu sifat angin yang memiliki sifat menyejukan, saat musim kemarau atau panas sedaang menyengat kehadiranya pasti ditunggu oleh banyak orang. Artinya pemimpin harus menjadi seperti angina, yang kehadiranya diutuhkan dan dinantikan, agar memiliki pengaruh.
Sifat keenam yaitu samudera, ketika kita melihat dari kejuahan samudera seakan tidak memiliki batas karena terlalu luas. Artinya seorang pemimpin harus memiliki pandangan dan wawasan yang luas, ketika menjumpai satu masalah dia tidak akan menyerah, namun memiliki cara yang lian.
sifat ketujuh yaitu sifat api yang memiliki sifat semangat yang berkobar, seorang pemimpin harus memiliki semangat atau daya kobar. Seorang pemimpin harus bisa mengobarkan semangat anggotanya.
Sifat yang terakhir adalah sifat Bumi selalu memiliki daya lindung selayaknya ibu. Seoarang pemimin harus bisa melindungi anggotanya dalam setiap keadaan.
“pemimpin yang baik adalah pemimpin yang mau berkorban untuk kepentingan orang banyak, dia tidak booleh egois dia harus menekan kepentingannya dan mengutamakan kepentingan anggotanya” tutupnya. (SR) 

Tinggalkan Komentar