Mahasiswa yang terhimpun dalam kelompok Cipayung Plus Kota Salatiga (HMI GMKI PMII IMM GMNI KAMMI)

Salatiga, Hariansemarang.com – Segenap lapisan Mahasiswa yang terhimpun dalam kelompok Cipayung Plus Kota Salatiga (HMI GMKI PMII IMM GMNI KAMMI) memberikan sedikit solusi alternatif untuk menanggulanggi dampak kemarau panjang melalui sosialisasi sumur resapan dan Biopori yang dilaksanakan pada hari Rabu 16 Oktober 2019 jam 11 sampai 12.30 WIB di Kantor kelurahan Kumpulrejo Kec. Argomulyo Kota Salatiga.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau tahun ini terjadi pada September. Pada puncak kemarau ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah mencatat ada 30 kabupaten/kota yang terdampak  kekeringan. Dari 30 daerah, 6 kabupaten di antaranya mengalami  kekeringan  paling parah. Yakni Kabupaten Purbalingga, Wonogiri, Banyumas, Grobogan, Sragen, dan Blora.

Kota Salatiga memang belum parah akan tetapi musim kemarau pada tahun ini ada tiga kelurahan di Kota Salatiga yakni Kelurahan Randuacir, Tegalrejo dan Kumpulrejo Kecamatan Argomulyo mengalami kekeringan, Maka dari itu kami tegerak untuk memeberikan sedikit bantuan air bersih dan sosialisasi sumur resapan, adapun droping air bersih sudah kita lakukan pada hari senin kemarin, kemudian kita tindak lanjuti dengan kegiatan sosialisasi sumur resapan dan biopori dengan besar harapan sosialisasi ini menyampaikan bahwa simulasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sekalagus melatih masyarakat menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya resapan-resapan air. Tandas Ketua GMKI Salatiga Bung Roberto D. Buladja

Agenda sosialisasi ini juga disambut baik oleh masyarakat Kumpulrejo, sosialisasi ini juga sangat memberikan kesan yang positif dan sangat membantu memberikan pemahaman bagi masyarakat dan semoga dapat menjadi agenda yang representatif dalam penanggulanggan dampak kemarau panjang. penyampaian sambutan Oleh kepala lurah Eska Bayu Sukmawan S.IP

Dalam penyampaian materi sosialisasinya, Ismail perwakilan dari IMM Kota Salatiga menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih ditekankan pada simultan-simultan kecil, para audien diajak keluar Gedung untuk menyaksikan simulasi sumur resapan dan biopori, dengan harapan ketika masyarkat diajak ke wilayahn konkret dan real, edukasi ini lebih akan tersampaikan. Jelasnya

Kemudian acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kelompok Cipayung Plus Kota Salatiga ditutup dengan pemberian bingkasan berupa sertikat penghargaan kepada Bapak Lurah dan 10 Orang ketua RT kelurahan kumpulrejo dan sesi foto bersama.

Tinggalkan Komentar