Aghisna (Ketua Senat Mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo)

Semarang-Ketua Senat Mahasiswa (SEMA) UIN Walisongo Semarang, Aghisna Bidrikal Hasan, mengaku bahwa sejak menjadi mahasiswa baru (Maba) UIN Walisongo belum pernah menemukan peraturan tertulis terkait larangan organisasi ekstra masuk ke dalam kampus.

Hal ini disampaikan Aghisna saat pertemuan antara perwakilan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kelompok Studi Mahasiswa Walisongo (KSMW) di Angkringan Pak Dul, Tanjungsari, Ngaliyan, Kamis (05/09/19) malam. Perkataan Aghisna tersebut sudah direkam lewat smartphone milik kader HMI yang datang dalam pertemuan tersebut.

“Sejak saya hadir di UIN Walisongo sebagai Maba sampai saat ini, saya belum pernah menemukan peraturan terkait larangan ormek,” ujarnya.

Aghisna menambahkan, kalau regulasi terkait organisasi ekstra masuk kamnpus hanya ia dengar dari mulut ke mulut, tidak tertulis dalam kertas.

“Saya hanya dengar dari mulut ke mulut,” imbuhnya, Kamis (05/09/19).

Aghisna memang sengaja mengagendakan pertemuan yang melibatkan perwakilan HMI Korkom Walisongo, PMII, dan perwakilan UKM KSMW untuk meminta keterangan terkait kronologi kerusuhan dalam acara Barisan Pecinta Rasulullah (Baper) Bershalawat yang digelar di Kampus 3 UIN Walisongo, Rabu (04/09/19).

Dalam agenda Baper Bershalawat di Masjid Kampus 3 UIN Walisongo tersebut, terdapat beberapa mahasiswa UIN Walisongo yang mengaku sebagai anggota PMII dan UKM KSMW membuat kerusuhan di halaman Masjid Kampus 3 UIN Walisongo.

Saat terjadi kerusuhan itu, Aghisna mengaku sempat diajak mahasiswa UIN Walisongo angkatan 2018 untuk hadir melihat kondisi di Masjid Kampus 3 UIN Walisongo. Tetapi ia tidak bisa menerima ajakan tersebut.

Namun Aghisna mengatakan, ia berpesan agar tidak berangkat kalau tidak tahu perihal aturan organisasi ekstra masuk kampus. Menurtnya, hal itu untuk menghindari pertanyaan jika ada yang menanyakan regulasi organisasi ekstra masuk kampus.

“Semalem memang ada ajakan dari teman 2018. ‘Itu di kampus 3 lagi rame. Ada acara ormek di kampus.’ Semalem teman yang berangkat saya titipi pesan. ‘Kalau kamu gak tahu aturan mending ga usah berangkat. Daripada nanti di sana kalian ditanya aturannya mana? Pasti ga bisa jawab’,” ungkapnya. (MF)

Tinggalkan Komentar