Hariansemarang.com – Festival Hak Asasi Manusia (HAM) Indonesia Tahun 2018 merupakan bagian dari konferensi Kabupaten/Kota HAM yang diinisiasi oleh INFID dan Komnas HAM yang diselenggarakan setiap tahun sejak 2014. Kegiatan pada Tahun 2018 ini diselenggarakan di Kabupaten Wonosobo dari tanggal 13-15 November 2018. Dalam kegiatan ini, Ombudsman RI membuka klinik konsultasi dan layanan pengaduan masyarakat terkait Maladministrasi.

Sebagai lembaga negara pengawas pelayanan publik yang mengawasi penyelenggara pelayanan, salah satunya memastikan hak-hak masyarakat terlayani dengan baik oleh penyelenggara pelayanan publik. Ombudsman Republik Indonesia telah memiliki Kantor Perwakilan di 34 Provinsi di Indonesia, termasuk di Provinsi Jawa Tengah yakni Ombudsman Republik Perwakilan Jawa Tengah.

Untuk mengoptimalkan kewenangan tersebut, Ombudsman menjalin kerja sama dengan lembaga negara lainnya untuk menjamin pemenuhan hak masyarakat dan deklarasi Kabupaten/Kota Ramah HAM. Sejalan dengan hal tersebut, Ombudsman Republik Indonesia berperan aktif dalam Festival HAM Indonesia 2018 di Kabupaten Wonosobo.

Kehadiran Ombudsman Republik Indonesia dalam Festival Hak Asasi Manusia Tahun 2018 di Kabupaten Wonosobo, merupakan upaya pencegahan maladministrasi, didalamnya terkandung upaya aktif penegakan Hak Asasi Manusia.

Festival HAM 2018 ini, merupakan kesempatan baik bagi Ombudsman Republik Indonesia dengan mengajak masyarakat Wonosobo untuk aktif dalam mengawasi pelayanan publik dan mendorong penyelenggara layanan di Kabupaten Wonosobo untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, sebagian telah diatur dalam Perda Nomor 5 Tahun 2016 tentang Kabupaten Wonosobo Ramah Hak Asasi Manusia.

Perwakilan Ombudsman RI Jawa Tengah yang dihadiri oleh Tri Lindawati Asisten Ombudsman bersama tim Ombudsman RI pusat, menanti kedatangan masyarakat untuk mengunjungi stand Ombudsman di Kabupaten Wonosobo selama kegiatan Festival HAM 2018 berlangsung. (HS33).

Tinggalkan Komentar