Suasana rapat

Temanggung, Hariansemarang.com – Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2018 di Kabupaten Temanggung akan didesain lebih istimewa. Mengapa? Karena tahun kemrin kurang meriah.  Oleh karena itu, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah melakukan pembentukan panitia lebih awal siang tadi , Minggu (26/08/2018) pukul 12.30-17.00 Wib.

 

Musyawarah itu dihadiri semua badan otonom dan lembaga-lembaga PCNU Temanggung. Intruksi dari PCNU semua badan otonom harus membuat ide lomba yang nantinya akan disaring oleh PCNU, seperti PMII Cabang Temanggung membuat lomba film pendek santri atau stand up dan lainnya.

 

“Diharapkan untuk tidak didominasi fisik. Khusus majelis kader tidak lomba, namun mempersiapkan apel,” kata KH. Muhammad Furqon Mashuri Ketua PCNU Temanggung.

 

Akan ada banner yang berisi rangkaian Hari Santi, lanjut dia, dan puncaknya adalah apel HSN,” ucap Ketua PCNU Temanggung K.H. Furqon Mashuri.

 

Menurutnya, peserta tidak kurang dari 20 ribu dari semua unsur lembaga, banom, kader, dan santri NU.

 

Ditambah Ketua PCNU Temanggung, peserta kurang lebih 20 ribu itu terdiri atas PCNU, Banser, Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU, semua kader PMII, Tansisma, MWC NU, Muslimat NU.

 

“Semua kader NU dengan total 21.200 peserta. PCNU akan mngadakan Ranting Award dan MWC Award, serta Badan Otonom Award,” katnya.

 

Sementara itu, Miftah Sekjend PCNU Temanggung menekankan pertemuan ini guna membentuk panitia, untuk mengatur rangkaian lomba-lomba, apel, dan pawai.

 

Dalam forum itu, Ketua Panitia terpilih Istiyono. Dalam acara itu, ia memberikan pesan bahwa pihaknya siap menyukseskan agenda tahunan sejak ditetapkan Hari Santri Nasional oleh Presiden Joko Widodo tersebut. (Red-HS44/anang).

Tinggalkan Komentar