Pemalang, Harianjateng.com- Dipenghujung tahun 2017, tepatnya minggu (31/12/2017), 4 wilayah desa/kelurahan di Kecamatan Pemalang di sapu angin puting beliung. Sekitar pukul 17.00 WIB angin puting beliung menerjang pemukiman di kelurahan Bojongbata, Desa Bojongnangka, Kelurahan Kebondalem dan desa Tambakrejo.

Disampaikan oleh Camat Pemlang, Suhirman saat ditemui di pos pengungsian di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum Desa Bojongnangka, dirinya menjelaslaskan bahwa data yang masuk sampai saat ini, Senin pagi (1/01/2018) dampak angin puting beliung mengakibatkan kerusakan rumah dan bangunan lainnya di Desa Bojongnangka sebanyak 102, yaitu rumah dan bangunan lain (gudang) yang roboh rata dengan tanah sebanyak 4 buah, Kelurahan Kebondalem sebanyak 18 rumah dengan rumah yang roboh rata dengan tanah hanya 1 rumah, Desa Tambakrejo sebanyak 44 buah dan kelurahan Bojongbata sampai berita ini ditulis belum menyampaikan data secara lengkap.

Lanjut Suhirman, dirinya menginformasikan bahwa korban luka ringan dari Desa Bojongnangka sebanyak 19, hanya mendapat perawatan rawat jalan dan 2 orang luka berat atas nama Siti Aliyah (60) dan As Anam (14), saat ini mendapat perawatan di RSUD dr. M. Ashari Pemalang.

Sementara itu pemerintah Desa Bojongnangka, Camat Pemalang, Pemkab Pemalang membuka 2 buah pos pelayanan korban atau pos Pengungsian yaitu di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum dan
SDN 2 Bojongnangka.

“Kami berharap korban dapat ditampung disaudaranya, tetapi kami tidak memaksa, kalau mau disini (MI) ataupun di SD, kami sudah siap” kata Suhirman.

Suhirman menambahkan, “untuk memperkecil trauma berhadap bencana ini, korban angin puting beliung dapat ditampung oleh saudara-saudaranya di rumahnya masing-masing.

Bantuan dari pemerintah kabupaten Pemalang, Dinas terkait, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, masyarakat umum pun berdatangan. Tidak ketinggalan wakil rakyat DPR RI dari partai Partai Amanat Nasional (PAN), Andriyanto Johan Syah juga turut memberikan bantuan dan menunjukkan rasa empatinya atas musibah yang dialami oleh masyarakat Pemalang khususnya Desa Bojongnangka.

“Agar masyarakat segera pulih” demikian harapan Andriyanto ketika di temui awak media di pos pelayanan korban bencana.

Andriyanto juga menekankan perlunya penanganan jangka pendek, menengah dan panjang pada korban bencana angin puting beliung. Dimana dalam penanganan jangka pendek ini diharapkan seluruh lapisan masyarakat untuk dapat membantu kebutuhan yang diperlukan oleh korban. Sedangkan jangka menengah dan panjang bagiamana peran pemerintah maupun pihak lain yang peduli terhadap bencana ini mampu membantu masyarakat korban angin puting beliung untuk memperbaiki rumah maupun bangunan lainnya yang rusak.

Dalam kesempatan tersebut, Andriyanto membawakan bantuan berupa beras, mie instan, minuman kemasan, gula, minyak goreng dan kebutuhan korban lainnya.

Setelah menyerahkan bantuan ke petugas yang diwakili oleh Camat Pemalang Suhirman yang didampingi oleh Kepala Desa Bojongnangka Wahmu, wakil rakyat dari Dapil X (Kabupaten Batang, Kabupaten/kota Pekalongan dan Kabupaten Pemalang) meninjau dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat korban puting beliung.

Red-HJ99/Joko Longkeyang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here