Semarang, Hariansemarang.com – Ganjar Pranowo Gubernur Jateng melarang media siber di Jawa Tengah asal-asalan. Hal itu diungkapkannya dalam sambutan yang diwakilkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri, Sabtu (28/10/2017) di ruang Lokarida Gedung Moch. Ikhsan Balaikota Semarang, Jawa Tengah dalam pelantikan dan seminar nasional yang bertajuk “Peran Media Siber di Era Digital”.

 

Sambutan itu diungkapkan dalam Pelantikan dan Seminar Nasional Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jateng periode 2017-2022. “Sebagian besar masyarakat yang menggunakan alat-alat modern, maka peran media siber sangat penting. Media siber di era sekarang sudah sama bahkan melebihi media siber,” ujar Ganjar Pranowo dalam sambutan yang diwakilkan Dadang Somantri itu.

 

Kecepatan media siber, katanya, harus diimbangi dengan kualitas konten, isi, diksi dan objektif serta netral bagia pembangunan masyarakat. “Maka SMSI di sini harus menjadi garda depan pemberantas berita hoak, ujaran kebencian yang meresahkan masyarakat. Asal copy paste, bombastis, asal berbeda dengan media lain dan asal berbeda dengan kebijakan pemerintah. Saya tidak asal-asalan, namun dengan terbuka siap bersinergi dengan media siber,” ujar dia.

 

Kita, menurut Ganjar, masih dihadapkan dengan masalah kemiskinan. Maka saya tunggu tulisan indept news dari kawan-kawan jurnalis agar bisa menulis tulisan yang mengangkat kemiskinan agar bisa membantu perintah.

 

Pelantikan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) 28 Oktober ini dihadiri berbagai kalangan, dari kalangan jurnalis, mahasiswa, dan beberapa pejabat yang hadir dari perwakilan Polda Jateng, Kodam IV Diponegoro, Pemerintah Provinsi Jateng, Pemerintah Kota Semarang, SMSI Pusat, PWI Jateng, dan lainnya.

 

Hadir juga Amir Machmud NS Ketua PWI Jateng, Plt Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jateng Sabarudin Hulu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, perwakilan Kodam IV Diponegoro, Polda Jateng, Pengurus SMSI Pusat Auri Jaya, dan Dr. Jawase Hafiz dosen Fakultas Hukum Unissula, dan jurnalis, mahasiswa dan berbagai tamu undangan dan lainnya.  (Red-HS33/Ibda).

Tinggalkan Komentar