Temanggung, Hariansemarang.com – Warga karesidenan Kedu, yang meliputi┬ákaresidenan ini mencakup Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Purworejo dan Wonosobo, kebanyakan memilih KBIH Babussalam Temanggung untuk melakukan manasik haji.

KBIH yang terletak di komplek kampus STAINU Temanggung, hampir tiap bulan bahkan dua minggu sekali, mendadak seperti lautan putih. Seperti yang tampak pada Minggu 15 Oktober 2017, karena kelompok Bimbingan Ibadah Haji Babussalam yang berasal dari KBIH 2 Ngadirejo pagi itu melaksanakan manasik haji.

Ada 500 lebih jamaah yang dibawa menggunakan 18 armada bus yang terparkir di depan Ponpesma STAINU Temanggung. Menurut salah satu jamaah kegiatan ini akan dilaksanakan rutin sesuai jadwal sampai pelaksanaan haji tahun 2018 mendatang tiba. tukas dia di sela-sela manasik haji.

KBIH Babussalam yang terletak di kompleks STAINU Temanggung memang sudah ideal, karena memiliki gedung dan bangunan manasik haji yang bagus dan sangat luas. Tempat manasik haji ini bukan kali pertama dikunjungi oleh jamaah atau masyarakat umum yang ingin bermanasik haji. “Hampir setiap minggu kompleks STAINU Temanggung ini dikunjungi warga yang ingin bermanasik haji, tidak ketinggalan juga para pelajar, bahkan siswa Play Group dan TK seperti TK Kali Telon,” jelas salah satu panitia manasik.

Merespon hal itu, Husna Nashihin, M.Pd.I dosen PIAUD STAINU Temanggung, menilai bahwa fasilitas KBIH Babussalam ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Temanggung, bahkan sampai masyarakat di luar Temanggung seperti Wonosobo, Magelang dan Wonosobo. “Manfaat ini juga dirasakan oleh mahasiswa STAINU Temanggung, karena selain mendapatkan teori dalam mata kuliah Fiqih Ibadah mengenai Haji, maka mahasiswa juga bisa melaksanakan praktek manasik haji,” ujar Husna Nashihin yang saat itu ikut menyaksikan manasik haji.

Menurut dia, fasilitas yang ideal ini semoga bisa menyadarkan masyarakat Temanggung dan sekitarnya bahwa kampus ini senantiasa memperbaiki kualitas pendidikan, baik sisi fasilitas fisik maupun kualitas SDM-nya.

“Masyarakat harusnya tidak usah menguliahkan putra putrinya jauh-jauh ke Magelang atau bahkan Jogja, karena di sini sudah ada kampus berkemajuan STAINU Temanggung yang patut dibanggakan. Bagaimana tidak, di Magelang ataupun Jogja sendiri belum ada kampus yang memiliki fasilitas manasik haji kaya kampus ini, meskipun dibawah naungan KBIH Babussalam,” tambah Husna.

Ia berharap, dengan dipilihnya KBIH Babussalam itu, menjadi kepercayaan warga Kedu, terutama di wilayah Temanggung, Magelang, Salatiga dan Wonosobo selalu percaya terhadap pelayanan KBIH dan juga STAINU Temanggung yang secara manajemen masih dalam satu atap dan lokasi. (Red-HS33).

Tinggalkan Komentar