Solo, hariansemarang.com – Disebut-sebut bakal maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng), 2018 depan, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, dengan tegas menolak dicalonkan terlebih mencalonkan diri, baik pada posisi calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Selain berdalih masih banyak kader yang lebih baik untuk menjadi Gubernur Jateng, dia juga berkomitmen untuk merampungkan tugas sebagai Walikota Solo hingga akhir masa jabatan 2021 mendatang.

Menjawab wartawan, di Rumah Dinas Wakil Walikota (Wawali) Solo, Selasa (9/5/2017), Walikota FX Hadi Rudyatmo, menyebutkan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), memiliki mekanisme tersendiri dalam proses pencalonan kepala daerah, diantaranya melalui penjaringan di tingkat daerah. Sedangkan keputusan akhir berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P, lewat penerbitan rekomendasi.

Kalaupun kemudian muncul usulan-usulan dari kader di daerah, bahkan telah dideklarasikan sebagaimana dukungan terhadap Bupati Kudus, Musthofa, menurut pria yang akrab di sapa Rudy ini, sebagai hal yang wajar dan sah. Justru kemunculan tokoh-tokoh tersebut, akan memperkaya pilihan dalam proses penjaringan yang nantinya diputuskan dalam Konferensi Daerah Khusus (Konferdasus) DPD PDI-P Jateng, untuk diusulkan ke DPP PDI-P.

Kendati demikian, Rudy dengan tegas menolak dicalonkan, dan tidak akan mencalonkan diri dalam Pilgub Jateng. Bahkan dia mengaku telah menyampaikan sikap pribadinya tersebut kepada DPP PDI-P. Belakangan, namanya memang sempat muncul berpasangan dengan Bupati Boyolali Seno Samodra untuk maju dalam bursa Pilkada Jateng. “Nggak, nggak bakal maju, biar Pak Ganjar (maksudnya Gubernur Ganjar Pranowo) sama Pak Heru (maksudnya Wagub Heru Sudjatmoko) saja,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan kemungkinan DPP PDI-P nantinya menugaskan dirinya untuk maju ke Pilkada Jateng, Rudy mengungkapkan, sejak awal dia sudah menyampaikan sikap pribadinya kepada Ketua Umum Megawati. Dia meyakini hal tersebut akan menjadi pertimbangan tersendiri saat DPP PDI-P menerbitkan rekomendasi pasangan Cagub dan Cawagub yang bakal diusung dalam Pilkada Jateng mendatang.

Dalam kaitan Pilgub Jateng, Rudy memilih jalur untuk menjadi garda terdepan memperjuangkan pasangan Cagub dan Cawagub yang bakal diusung PDI-P. Siapapun yang bakal direkomendasikan DPP PDI-P, seluruh kader baik di basis akar rumput maupun elite yang telah mendeklarasikan pencalonan, mendukung sepenuhnya. Kalaupun dalam proses penjaringan muncul sejumlah tokoh, disebutnya sebagai dinamika untuk memperoleh fogur pimpinan terbaik bagi rakyat. (Red-HS/Don)

Tinggalkan Komentar