Semarang, Hariansemarang.com – Universitas 17 Agustus 1945 Semarang kembali menggelar wisuda ke – 75 Rabu (03/05/2017) di Convention Hall Masjid Agung Jateng.

Dalam acara itu turut mengundang Koordinator Kopertis Wilayah VI Jateng Prof. Dr. DYP Sugiharto, Rektor Untag Dr. Suparno, hingga guru besar ilmu hukum Prof. Dr. Sarsintorini Putra dan seluruh Dekan Fakultas Untag Semarang beserta jajarannya.

Kampus itu melepas sebanyak 1.028 wisudawan yang terdiri atas program diploma, sarjana, dan magister. Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah VI Jateng Amsar.

Momentum wisuda diharapkan tidak sekedar upacara seremonial saja yang hanya merayakan kelulusan para sarjana. Lebih dari itu, wisuda tidak hanya dimaknai suka-cita usai menempuh perkuliahan di perguruan tinggi.

“Namun hal tersebut harus dipakai merefleksikan makna dari kelulusan dan amanah almamater untuk berkiprah di masyarakat. Sebab kelulusan awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Berbekal pendidikan yang memadai akan dikembangkan potensi dan karya di tengah masyarakat,” tutur Rektor Untag Dr. Suparno dalam upacara wisuda di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Dikatakan, pihaknya sekaligus menjadi perguruan tinggi yang konsisten mencetak lulusan profesional, tangguh, berjiwa nasionalis, dan berakhlak mulia. Usaha pengembangan tersebut juga mendapat apresiasi Kemristekdikti. Pada tahun 2016, Untag Semarang berada pada posisi 110 dari 3.320 PTN dan PTS se-Indonesia. PTS itu kini juga didukung lima guru besar dan 36 doktor.

Prof. Dr. DYP Sugiharto mendorong supaya PTS di Jateng selalu berorientasi mutu. Salah satu upayanya yakni dengan meningkatkan akreditasi institusi.

“Untag sebagai contoh masuk peringkat delapan dari 251 PTS yang ada di Jateng. Peringkat ini juga telah diukur menggunakan parameter penilaian yang jelas,” ujarnya.

Rektor Untag Dr. Suparno menambahkan, pihaknya terus meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan. Di dalamnya ikut menggenjot para dosen menempuh studi lanjut. Kampus itu juga telah menambah empat doktor baru, yang semuanya perempuan. Mereka bagian dari 36 doktor, serta lima orang guru besar yang memperkuat kulaitas Tri Darma Perguruan Tinggi.

Selain itu salah satu wisudawan terbaik, Kristin Marwinda dari Fakultas Bahasa dan Budaya dengan nilai Cum laude IPK 3,85 merasa bangga bisa belajar di Untang Semarang. “Saya sangat bangga bisa belajar dan menjadi sarjana lulusan Untag Semarang, karena apa yang tadi disampaikan pak Rektor dan dari Koordinator Kopertis Wilayah VI Jateng, Untag masuk perigkat kedelapan dari PTS 251 yang ada di Jateng,” ujarnya.

Acara itu diakhiri dengan penyerahan penghargaan bagi para wisudawan terbaik, dan renungan serta do’a menjadi penutup acara.

Red-HS99/HR

Tinggalkan Komentar