Demak, Hariansemarang.com – Dalam upaya meningkatkan program swasembada pangan diwilayah Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah, Komando Distrik Militer (Kodim) 0716/Demak, mengecek dan memperbaharui data posko ketahanan pangan.

Posko yang bertempat di Makodim setempat, yang resmi dibuka dua tahun yang lalu itu, berfungsi sebagai pusat informasi yang berisikan semua data, baik jumlah kebutuhan pupuk, benih, luas lahan, pengawasan pendistribusian kebutuhan yang berkaitan dengan program ketahanan pangan serta terbuka untuk umum.

Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol Inf Agung Udayana melalui Pasiter Kodim 0716/Demak Kapten Inf Mulyadi, mengatakan, hal itu bertujuan sebagai sarana untuk mendampingi, mengontrol, mengawasi dan memotivasi petani dalam upaya percepatan pencapaian swasembada pangan di wilayah Kabupaten Demak.

Selain itu, pihaknya juga ikut melakukan pengawasan pendistribusian pupuk kepada petani. Mulai dari produsen hingga ketingkat konsumen di wilayah tugas Kodim 0716/Demak, agar benar-benar tepat sasaran.

Apalagi tambah Pasiter, kelangkaan pupuk kerap terjadi dan dapat meresahkan petani. Pengawasan pupuk akan dilakukan oleh semua jajaran Kodim hingga personil Bintara Pembina Desa (Babinsa) disetiap Koramil yang langsung berhubungan dengan kelompok tani, sebut Mulyadi saat di temui di ruang kerjanya pada Kamis (09/3/2017).

Disebutkannya, sejak Oktober 2014 lalu, Kodim 0716 telah menjalankan program Babinsa Pendamping Ketahanan Pangan yang merupakan turunan dari program dari Kodam Diponegoro dibeberapa tempat. “Saat ini kita sedang membuka dan mempersiapkan lahan sekitar 71.668 hektar untuk ditanam padi di Demak, Target Oktober Maret 2017. Kita harapkan pada Maret ini sudah dapat mulai ditanam dan memenuhi target LTT,”ungkap Mulyadi lagi. (Red-HS99/pdm).

Tinggalkan Komentar