Yogyakarta, Hariansemarang.com – Pada empat bulan pertama di tahun 2017 ini, Royal Ambarrukmo Yogyakarta menggandeng Kementrian Pariwisata Indonesia, bersinergi untuk melakukan promosi destinasi dan memperkenalkan Yogyakarta ke dunia internasional. Sebagai respresentatif dari Yogyakarta dan membawa juga nama Indonesia di dalamnya, Royal Ambarrukmo Yogyakarta berkomitmen untuk menaikkan level budaya lokal ke taraf global dan juga meningkatkan lama tinggal para wisatawan domestik serta tentunya mancanegara di Yogyakarta.

Tak berhenti di sana, setelah ditasbihkan sebagai jawara dunia World Luxury Hotel Awards 2016 pada kategori “Luxury Hotel & Conference Center”, Royal Ambarrukmo Yogyakarta mulai membuat kota gudeg ini melambung popularitasnya dalam pokok bahasan MICE (Meetings, Incentives, Conferences & Exhibitions).

Januari lalu, dengan konsentrasi pasar domestik, Royal Ambarrukmo Yogyakarta mengawali tahun dengan mengikuti Table Top MG Bandung. Sedangkan di bulan Februari, tiga trade show sekaligus menjadi agenda padat bernas bagi hotel yang berlokasi di Jalan Laksda Adisucipto 81 ini. Ketiga ajang bergengsi tersebut; TTE (Travel Tour Expo) 2017 di Manila – Filipina, TITF (Thai International Travel Fair) 2017 di Bangkok – Thailand, serta IIWF (Indonesia International Wedding Festival) 2017 Jakarta, akan memberikan peluang bagi Yogyakarta muncul sebagai destinasi wisata dan pernikahan selanjutnya, yang tak kalah dengan pulau dewata Bali.

Maret dan April, Royal Ambarrukmo Yogyakarta kembali menjadi wakil Yogyakarta serta Indonesia dalam ITB (Internationale Tourismus-Börse) 2017 Berlin – Jerman dan VITM (Vietnam International Travel Mart) 2017 Hanoi – Vietnam. Royal Ambarrukmo Yogyakarta ditunjuk oleh Kementrian Pariwisata oleh karena kuatnya karakter, fasilitas yang sangat memadai berkelas dunia dan juga konsistensi misi pelestarian budaya otentiknya (seperti Jemparingan Jemuwah Sonten, Patehan, Tari Klasik Jawa, dan lainnya).

General Manager Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Ian Cameron, mengungkapkan, ini saatnya Yogyakarta kembali ‘naik kelas’ dan turut mengambil bagian dalam pariwisata unggul dunia. “Kami membawa serta destinasi dan paket-paket berlibur menarik dan juga wisata minat khusus seperti budaya, arkeologi, alam & humaniora ke semua trade show yang kami ikut bergabung bersama Kementrian Pariwisata Indonesia. Bahkan bagi saya pribadi, yang juga berstatus warga negara asing, Yogyakarta memiliki pesona indah, otentik dan mumpuni,” ujar dia. (Red-HS99/Hms).

Tinggalkan Komentar