Suasana pawai obor dalam peringatan tahun baru Hijriyah 1438 di Simpang Lima Semarang, Sabtu malam (1/10/2016).

Semarang, Harianjateng.com – Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1438, organisasi kepemudaan yang terdiri atas Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerkan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kesatan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), juga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Anti Narkoba (Granat), dan GEMA Pembaharuan menggelar pawai obor di kawasan Simpang Lima Semarang, Sabtu malam (1/10/2016).

Pantauan Harianjateng.com, ratusan aktivitas organisasi mahasiswa se Kota Semarang tersebut mengenakan atribut organisasi mulai dari baju, kaos, jas dan juga bendera masing-masing. Baik itu HMI, PMII, KAMMI, IMM, Granat dan juga GEMA Pembaharuan.

Kegiatan tersebut, merupakan refleksi menjelang Tahun Baru Hijriyah 1438 yang jatuh pada Minggu 2 Oktober 2016. Oleh karena itu, mereka menyambutnya dengan melakukan pawai obor. Ratusan aktivis Kota Atlas tersebut menggelar pawai obor dengan mengelilingi kawasan Simpang Lima Semarang dengan semarak.

 

Penggagas pawai obor ini adalah Gema Pembaharuan Kota Semarang. Dalam pawai obor tersebut, selain berorasi, para peserta juga menggelar sejumlah atraksi dari sejumlah peserta dengan menyemburkan minyak tanah ke api obor. Sehingga di sambut antusia oleh masyarakat sekitar yang melintas di kawasan Simpang Lima Semarang.

Hakim Alif Nugroho Ketua Umum HMI Cabang Semarang mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi awal kebangkitan di kalangan aktivis mahasiswa Islam. Selain itu, ia membeberkan bahwa poin positifnya bisa menghimpun semua organisasi Semarang agar bisa bersatu.

“Kami berharap ini tidak hanya di malam ini saja, namun juga di kemudian hari bisa bersinergi di semua kegiatan,” beber dia kepada Harianjateng.com di sela-sela pawai obor tersebut.
Pantauan di lapangan, acara digelar usai salat maghrib dan doa bersama di Masjid Baiturrohman Semarang. Seusai agenda pawai obor ini, semua peserta digiring ke lapangan simpang lima untuk mengikuti agenda pagelaran wayang kulit bersama Walikota Semaran Hendrar Prihadi dalam rangka peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

 
Sementara itu, Moh. Khanif Nasukha, kader KAMMI Semarang yang juga Korlap Pawai Obor mengatakan kegiatan refleksi tersebut sebagai wujud dari tri dharma mahasiwa. Selain itu sebagai perekat antar organisasi mahasiswa yang ada di Kota Semarang.

“Dalam rangka menyambut tahun baru Hijriyah 1438, kami dari kalangan aktivis menyatukan satu gerakan guna menunjukan bahwa kita adalah agen of social change, sesuai dengan tri dharma mahasiswa itu sendiri. Dengan tema refleksi inilah, kedepan kita akan membuwat sebuah perubahan guna membawa nama baik Kota Semarang pada umumnya,” ujar dia. (Red-HJ99/AZS).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here