Semarang, Hariansemarang.com – Sebagai wujud syukur Republik Indonesia akan menginjak usia ke 71, Pemerintah Kota Semarang menggelar pengajian Akbar bersama Ustadz DR. Wijayanto, Rabu malam (10/8/2016) dihadari Walikota Semarang, Wakil Walikota, Muspida, tokoh ulama, Sekda, SKPD, Camat dan Lurah serta masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya. Adapun tema yang diangkat tahun ini adalah “Ulama dan Umara Bergerak Bersama Masyarakat, Bekerja Nyata Membangun Kota”.

 

 

 

 
Walikota Hendrar Prihadi dalam sambutan menyampaikan agar selalu mengenang jasa para pendahulu kita yang telah memperjuangkan jiwa dan raga hingga Indonesia menjadi seperti ini. “Ingat pepatah bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya. Bangsa ini bisa merdeka karena perjuangan yang luar biasa para pendahulu kita melawan penjajah,” urai Hendrar Prihadi.

 

 

 
Untuk itu pihaknya mengajak untuk melakukan perbuatan positif dengan tulus ikhlas demi bangsa dan Negara tercinta ini. “Karena ini salah satu bakti kita pada bangsa ini, contoh kecil yang bisa di lakukan misalnya dengan kepatuhan dalam hal pajak. Baik dalam membayar pajak, mendaftarkan untuk dibuatkan NPWP, menyampaikan secara berkala laporan pajak-pajak, dan lain-lain”, tandasnya.
 

 

 

Moment ini juga menurut Hendrar Prihadi, momentum yang tepat untuk dijadikan momen perenungan terhadap makna kemerdekaan serta merenungkan apa yang sudah kita perbuat bagi bangsa dan Negara Indonesia termasuk Kota Semarang tercinta. “Bayangkan para pejuang bangsa dulu hidup dalam penderitaan, kekurangan, kekangan penjajah dan senantiasa diliputi rasa ketakutan, namun dengan penuh keyakinan dan kegigihan mampu mewujudkan bangsa yang merdeka,” tandasnya.

 

 

 

 
Sementara Ustad Wijayanto dalam tausiahnya mengapresiasi pengajian akbar seperti ini dilakukan di Kota besar seperti Semarang. “Jarang sekali melihat Kota besar seperti Semarang ini rayakan 17 Agustus dengan pengajian, apalagi ada wirid dan istigosahnya. biasanya diakukan dengan hiburan-hiburan yang tidak manfaatnya. Semoga dengan pengajian ini semakin mendapat keberkahan,” urai Ustad Wijayanto.

 

 
Lanjut Wijayanto, adapun keberkahan bila ingin kita dapatkan ada 3 jalan/ cara yakni harus mempunyai hubungan baik dengan kedua orang tua, suami/ istri masing-masing, dan sasame. “Masing-masing kesemuanya itu sebaiknya di jalankan dengan seimbang tanpa pandang bulu agar mendapat ridho Allah SWT,” tutupnya. (Red-HS99).

Tinggalkan Komentar