Kudus, HARIANSEMARANG.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah berharap penambahan sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri gratis bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di Jateng bisa meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) pendidikan menengah. “Saat ini sekolah gratis tingkat SMK baru dua, yakni di Semarang dan Pati. Rencananya ada penambahan beberapa sekolah serupa,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jateng Nur Hadi Amiyanto di Kudus, Sabtu (7/5/2016).

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Jawa Tengah di Semarang, kata dia, menyediakan program keahlian teknik permesinan, teknik kendaraan ringan, teknik otomasi industri, teknik konstruksi batu bata, dan teknik mekatronika. Sementara itu SMKN Jateng yang ada di Kabupaten Pati, kata dia, menyediakan dua program keahlian, yakni teknik pengolahan hasil pertanian dan teknik perbaikan bodi otomotif.

 
Rencana penambahan sekolah baru tersebut, yakni di Purbalingga, Semarang, dan Cilacap. Penambahan sekolah di Semarang dan Cilacap, kata dia, masing-masing dua sekolah, sedangkan Purbalingga satu sekolah. Pemprov Jateng sendiri menargetkan setiap wilayah eks keresidenan terdapat satu sekolah SMKN Jateng.

 

 

Dengan adanya penambahan sekolah gratis tersebut, dia berharap bisa mendongkrak APK yang merupakan indikator untuk mengukur daya serap penduduk usia sekolah di masing-masing jenjang pendidikan. “Apalagi, keberadaan sekolah tersebut untuk memberikan layanan pendidikan gratis bagi siswa yang kurang mampu tetapi memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan,” katanya.

 

Ia mengatakan bahwa APK pendidikan menengah di Jateng baru 74 persen dan tergolong masih rendah karena rata-rata nasional mencapai 82 persen. Menurut dia, banyak faktor yang menjadi penyebab masih rendahnya APK di Jateng, di antaranya karena faktor ekonomi, daya tampung sekolah, serta tingkat kesadaran masyarakat terkait dengan pentingnya pendidikan.

 

Sebetulnya, kata dia, keberadaan sekolah swasta juga untuk melayani pendidikan masyarakat sehingga kesempatan masyarakat mendapatkan pendidikan hingga ke jenjang pendidikan menengah juga besar. (Red-HS99/Ant).

Tinggalkan Komentar