Pontianak, Harian Semarang – Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Kalimantan Barat akan menggelar Journalist Traveling bagi mahasiswa dan kader HMI se-Indonesia
Acara akan digelar Minggu (7/2/2016) hingga Sabtu (13/2/2016) tersebut, dengan rute perjalanan Kota Pontianak, Kabupaten Mempawah, Kota Singkawang, Kabupaten Sambas dan Teluk Melano Malaysia.

Adapun tema kegiatan Optimalisasi Promosi Wisata Melalui Media Di Daerah Perbatasan Negara. Journalis Traveling akan mengunjungi 12 tempat wisata yang ada di daerah perbatasan negara terutama di Kabupaten Sambas dan melakukan promosi wisata melalui media, baik media sosial dan cetak.

Direktur Lapmi HMI Cabang Pontianak Hamidan menuturkan, kegiatan ini dilatarbelakangi kurang optimalnya promosi wisata yang ada diperbatasan dan bertujuan untuk mempublikasi, mempromosikan pariwisata perbatasan negara dan meningkatkan keterampilan menulis serta dalam rangka milad HMI ke-69.

“Banyaknya wisata perbatasan negara yang kurang optimal dalam hal promosi maka kita melakukan kegiatan ini dengan memanfaatkan media sosial secara maksimal. Kegiatan ini bertujuan mempublikasi, mempromosikan wisata daerah perbatasan negara serta meningkatkan keterampilan dalam menulis terutama generasi muda. Ini juga dalam rangka memperingati milad HMI ke-69 yang jatuh pada 5 februari 2016,” kata Hamidan mahasiswa pertanian Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak Kalbar, Senin (1/2/16) pukul 13.00 WIB lewat rillisnya.

Lanjut Hamidan, agenda Journalist Traveling (JT) juga akan ada bakti sosial kepada masyarakat perbatasan dan menjalin silaturahmi, pelepasan perjalanan akan dilakukan di sekretariat Graha HMI Cabang Pontianak di jalan KH. Wahid Hasyim No. 229A yang baru selesai dibangun pada Minggu (7/2/2016) dan kegiatan ini juga berkoordinasi dengan HMI Cabang Singkawang dan Cabang Sambas.

Kegiatan ini terbuka untuk mahasiswa dan kader HMI Se-Indonesia. Persyaratan membuat tulisan essay tentang kepariwisataan minimal 1.300 karakter lalu dikirim ke email lapmihmicabangpontianak@gmail.com dan dindahamidan@gmail.com.

Batas pendaftaran 3 Februari 2016 dan 4 Februari akan diumumkan peserta yang lolos mengikuti kegiatan dan harus segera melakukan pembayaran biaya sebesar Rp.300.000 hingga 6 februari. Informasi lebih lengkap bisa menghubungi Muhammad Yusril 0896-9420-4649 dan Imbran 0896-9400-9395.

Sementara itu, Ketua panitia Muhammad Yusril berharap melalui kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat daerah wisata perbatasan negara dan membawa nama baik HMI di masyarakat.

“Harapannya semoga dengan kegiatan ini memberikan sedikit banyak memberikan manfaat untuk masyarakat terutama daerah wisata perbatasan negara, karena selama ini kita lihat kurang optimalnya promosi wisata dan apalagi kita akan berkunjung ke pantai teluk melano negara Malaysia sehingga kita bisa membandingkan wisata kita,” harapnya.
Adapun 12 tempat wisata perbatasan negara di Kabupaten Sambas yakni pantai Polaria Kecamatan Selakau, Air Terjun Selindung Kecamatan Salatiga, pantai Tanjungbatu Kecamatan Pemangkat, danau Sebedang Kecamatan Sebawi, Keraton Sambas Kecamatan Sambas, bukit Piantus Kecamatan Sejangkung, pantai Tanah Hitam Kecamatan Paloh.

Kemudian juga Batu Bejamban Kecamatan Paloh, penangkaran Penyu sekalian pantai indah Selimpai Kecamatan Paloh, pantai Temajuk Kecamatan Paloh yang berbatasan dengan dengan negara Malaysia, pulau Datuk Kecamatan Paloh yang pernah jadi sengketa pulau dengan negara Malaysia dan terakhir pantai Teluk Melano negara Malaysia. (Red-HS99/Hamidan).

Tinggalkan Komentar