Miftakhul Azis Tim Pendamping Dana Desa untuk tingkat Kecamatan Tonjong Brebes.

Brebes, Harian Jateng – Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terkesan paling lamban dalam hal penyaluran dana desa,dari 35 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jawa Tengah. Sebab, Kabupaten Brebes yang terdiri dari 17 Kecamatan dari 297 Desa dan Kelurahan, hingga berita ini ditulis baru hanya Kecamatan Salem, yang tinggal menunggu tahap pencairan dana desa tersebut.

Hal itu terjadi, dikarenakan harus menunggu perintah dari kepala daerah setempat serta terkendala soal penyusunan pengajuan RAB (Rencana Anggaran Belanja) karena faktor SDM (Sumber Daya Manusia) pada tiap-tiap desanya.

Misal, di Kecamatan Tonjong, yang terdiri atas 14 Desa, baru tujuh Desa yang pengajuan RAB-nya sudah masuk di tingkat kecamatan itu.Di antaranya, Desa Galuh Timur, Kali Jurang, Tonjong, Purbayasa, Purwodadi, Tanggeran dan Desa Pepedan.

Demikian hal itu,disampaikan oleh Tim Pendamping Desa Tingkat Kecamatan, Miftahul Azis,ST,saat Rakor Persiapan Penyusunan Penyaluran Dana Desa tahun 2015,untuk tahap pertama. Di Kantor Kecamatan Tonjong, Selasa (22/9/2015).

”Pencairan Dana Desa pada tahap pertama ini baru 40 persen nantinya, itupun terkendala pada RAB dalam pengajuannya,” terangnya.

Azis, sapaan akrabnya berharap,Desa di Kecamatan Tonjong,khususnya dan Desa se Kabupaten Brebes pada umumnya, segera cepat menyusun Draf penyaluran dana desa pada tahap pertama ini untuk menuju tahap pencairan, menyusul seperti Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (red-HJ33/Priyanto Rodjak).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here