Lafran Pane

Semarang, Harian Jateng – Menuju Konggres Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang sesuai rencana digelar tahun 2015 ini, banyak wacana bergulir bahwa Lafran Pane pendiri organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia tersebut diusulkan menjadi pahlawan nasional.

Akan tetapi, tidak semua HMI Cabang di Indonesia sepakat dengan wacana tersebut, salah satunya adalah HMI Cabang Semarang.

“Kalau saya tidak setuju atas wacana tersebut,” ujar Hakim Alif Nugroho, Sekretaris Umum HMI Cabang Semarang, Selasa (15/9/2015) di Semarang.

Menurut dia, meneladani sosok Lafran Pane yang rendah diri itu tidak pantas kalau dia dijadikan pahlawan nasional. “Sebab untuk mendapatkan fasilitas mewah saja beliau tidak mau. Saran saya jadikan beliau sebagai pahlawan bagi kader HMI saja,” ujar dia.

Lagian, lanjut dia, di Indonesia tidak hanya warga HMI saja. “Di Indonesia banyak organisasi mahasiswa Islam, seperti PMII, KAMMI, IMM, jadi kita juga harus mampu memberika toleransi,” beber dia.

Seperti diketahui, Lafran Pane adalah penggagas dan sekaligus pendiri organisasi mahasiswa Islam tertua di Indonesia, yaitu HMI. Banyak sekali orang mencari biodata dan profil Lafran Pane, kemudian gagasan dan pemikiran Lafran serta buku-buku yang mengangkat konsep keislaman, kenegaraan dan kemahasiswaan yang digagas Lafran Pane. (Red-HJ45/Foto: Republika/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here