Hevearita G.R dalam acara kampanye damai

Semarang, Harian Jateng – Bagi Hevearita Gunaryanti Rahayu Calon Wakil Walikota Semarang yang berpasangan dengan Hendrar Prihadi (Hendi), memasak menjadi tugas dasar perempuan. Meskipun saat ini ia disibukkan dengan agenda kampanye menjelang Pilwakot Semarang 2015, Ita, sapaannya, tetap melonggarkan waktunya untuk masuk dan bertemu keluarga.

Menurut pengakuannya, Ita selalu bangun pagi dan salat subuh, kemudian usai salat ia menyempatkan diri untuk memasak dan memersiapkan sarapan untuk keluarga. Pagi-pagi sekali, kata dia, setelah shalat Subuh saya selalu menyempatkan memasak untuk suami dan anak. “Setiap hari seperti itu dan sudah menjadi kodrat sebagai ibu dan istri,” ujar Ita di Semarang, Selasa (8/9/2015).

Perempuan yang mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Walikota Semarang periode 2016-2021 ini juga menegaskan, meskipun kampanye Pilwakot Semarang 2015 ini menyita waktu sampai malam hari bahkan tengah malam, akan tetap Ia tak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan dan ibu rumah tangga.

Bahkan, menurut perempuan yang lahir pada 4 Mei 1966 ini menuturkan, rutinitas memasak untuk keluarga tersebut, sudah dijalani Ita sejak ia masih menjabat Direktur Utama PT Sarana Patra Hulu Cepu, sebuah badan usaha milik daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang baru saja ia lepas karena persyaratan dari KPU Kota Semarang untuk pencalonan.

Kodrat Macak, Masak dan Manak
Bagi Ita, perempuan boleh saja berkarier, akan tetapi tidak bisa melupakan dan meninggalkan kodrat seorang perempuan. “Karier hanya sebagai sumbangsih kepada masyarakat. Namun, tak bisa melupakan kewajiban kodrat perempuan, yakni macak, masak, manak,” beber Calon Wakil Walikota Semarang nomor urut dua tersebut.

Istri politikus PDI Perjuangan, Alwin Basri tersebut juga mengatakan, ada beberapa menu makanan yang biasa ia masak, seperti udang rebus, sambal tomat, ikan bawal goreng, kemudian sop buntu yang semuanya itu menjadi makanan favorit keluarganya.

Ita juga menuturkan, kalai dirinya pribadi suka dengan sayur-sayuran seperti pecel maupun gudangan. “Anak saya suka sekali tempe goreng, jadi setiap hari harus selalu ada,” papar dia.

Urusan memasak, Ita memang ahlinya, sebab dalam memasak, ia juga menggunakan berbagai trik, salah satunya ia tidak pernah menggunakan vetsin sebagai campuran dalam masakan, justru ia lebih suka dengan bumbu-bumbu dapur seperti bawang putih, bawang merah dan lainnya sebagai penyedap rasa masakan. (Red-HJ44/Ant/Foto: Kandang/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here