Ganjar Pranowo dalam suatu acara di Wonosobo

Semarang, Harian Jateng – Ganjar Pranowo SH MIP Gubernur Jawa Tengah menilai Provinsi Jateng masuk kategori darurat kekeringan. Gubernur mantan anggota DPR RI dari PDI Perjuangan tersebut mengatakan, Jateng harus siaga darurat kekeringan tahun 2015 ini. Apalagi, prediksi atau perkiraan BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau akan terus meluas di daerah lainnya dan terjadi sampai bulan November 2015 nanti.

Dari kajian kondisi yang terjadi di beberapa kabupaten atau kota, menurut Ganjar di Semarang, Rabu (5/8/2015), sudah masuk kategori darurat kekeringan.

Pihaknya juga mengatakan, saat ini sedang penyusunan keputusan siaga darurat kekeringan untuk tingkat provinsi, tujuannya agar pencairan dana tidak terduga dapat segera dilakukan.

“Sekarang lagi penyusunan, mungkin dalam 1 sampai 2 hari keluar keputusan mengenai status siaga darurat kekeringan (tingkat provinsi),” papar dia.

Sebelumnya, ada lima kabupaten yang masuk siaga darurat kekeringan. Hal itu telah dijelaskan Sarwa Pramana Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah. Menurutnya, kelima daerah tersebut meliputi Kabupaten Temanggung, Kendal, juga Kabipaten Cilacap, Wonogiri, dan juga Boyolali.

“Dengan adanya lima daerah yang menyatakan siaga darurat kekeringan, Gubernur Jateng diharapkan segera mengeluarkan keputusan siaga darurat kekeringan untuk tingkat provinsi,” katanya.

Tiap tahun, musim selalu berganti, dan ketika panas dan musim kemarau seperti saat ini, masyarakat dan pemerintah memang diharapkan siaga darurat kekeringan agar bisa mengatasi bencana yang datang tiap tahun tersebut. (Red-HJ34/Ant/Foto: Jamil/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here