Pati, Harian Jateng – Bagi warga Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, terutama yang menggunakan media sosial Facebook, pasti tak asing dengan grup Facebook “Dukuhseti.com” yang memilki banyak anggota. Ternyata, peran grup medsos tersebut tak hanya silaturahmi dan iseng belakar, namun juga sudah merambah dunia nyata alias melakukan kegiatan konkret dan bersinggungan dengan masyarakat.

Dukuhseti, merupakan nama Desa yang juga menjadi nama Kecamatan di Kabupaten Pati, jadi ada Desa Dukuhseti, dan ada pula Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati. Sedangkan Kecamatan Dukuhseti sendiri terdiri atas beberapa desa, meliputi Desa Alasdowo, Desa Bakalan, Desa Banyutowo, Desa Dukuhseti, Desa Dumpil, Desa Grogolan, Desa Kembang, Desa Kenanti, Desa Ngagel, Desa Puncel, Desa Tegalombo dan Desa Wedusan.

Di Kabupaten Pati sendiri, mayoritas penduduknya sudah melek IT, sehingga banyak di antara mereka menggunakan medsos. Tak ayal, banyak grup-grup Facebook bermunculan yang kini sudah terjun ke dunia nyata, seperti Kumpulan Anak Asli Pati atau KAAP, tak terkecuali Dukuhseti.com.

Sejarah Dukuhseti.com
Awalnya, Dukuhseti.com belum pernah terpikirkan oleh pendirinya, yaitu Faridatul Muna atau akrab disapa Farida Elmuna di medsos. Perempuan yang saat ini statusnya mahasiswi tersebut, menjelaskan sejarah berdirinya Dukuhseti.com karena tidak sengaja.

“Dukuhseti.com itu awalnya dibuat karena ada Ngagel.com,” ujar dia kepada Harian Jateng, Selasa (4/8/2015). Menurut dia, Ngagel.com lebih dulu berdiri daripada Dukuhseti.com.

“Saya sendiri yang membuatnya dari ide teman. Setelah Ngagel.com ramai, akhirnya muncullah gagasan mendirikan grup Dukuhseti.com,” papar dia.

Namanya yang terpikir langsung seperti itu, kata dia harian jateng, karena yang buat saya sendiri, belum ada gabungan teman-teman seperti sekarang ini. “Akhirnya banyak yang mendekati saya, kemudian banyak yang memberi masukan untuk dijadikan nyata,” imbuh mahasiswi tersebut.

Perlahan-lahan, lanjut dia, terbentuklah susunan pengurus, dari penasihat dan lain-lain sampai akhirnya jadi seperti sekarang ini.

Grup Dukuhseti.com, berdiri sekitar tahun 2013 lalu. “Kalau gak salah bulan Juli 2013, soalnya ulang tahunnya bulan Agustus,” beber dia.

Anggotanya, menurut Faridatul Muna, semua kalangan, termasuk pemuda-pemudi se Kecamatan Dukuhseti. “Dari bapak-bapak juga ada, campur-baur,” kata dia. Sampai berita ini ditulis, Selasa (4/8/2015) adalah 6.859 anggota.

Gerakan Nyata Dukuhseti.com
Kegiatan yang sudah terlaksana, kata Farida, sangat lumayan. “Mulai dari menanam mangrove, sholawat akbar, bakti sosial, pembagian takjil di bulan Ramadan. Kayaknya masih ada, tapi aku lupa,” beber dia.

Dari beberapa kegiatan tersebut, peran dan eksistensi Dukuhseti.com semakin taji dan nyata. Apalagi, dari berbagai SDM yang ada, Dukuhseti.com memiliki pengurus yang mumpuni dan ahli di bidangnya.

“Nanti akhir tahun 2015, rencananya diadakan sholawat lagi,” terang dia.

Meskipun dipandang sebelah mata, akan tetapi bagi yang sudah tahu peran, kegiatan, manajemen dan struktur kepengurusan Dukuhseti.com pasti akan tertarik dan interes dengan grup Facebook tersebut.

Apalagi, dalam setiap potingan, diatur rapi dan tidak sembarangan postingan bisa dimasukkan ke grup Facebook Dukuhseti.com tersebut.

Menurut Faridatul Muna, setiap ada yang posting iklan, atau situs terlarang seperti porno biasanya dihapus. “Ya dihapus, adminnya tidak hanya satu, perwakilan desa ada, jadi siapa pun bisa menghapus,” tandas dia.

Biasanya, selain berbagai informasi kegiatan, kejadian menarik, wisata di sekitar Dukuhseti, kuliner khas Dukuhseti Pati, juga kegiatan warga Dukuhseti, banyak juga para anggota grup membagikan kejadian unik, menarik, dan kadang juga menimbulkan perdebatan.

Akan tetapi, meskipun demikian, soliditas dan keakraban warga Dukuhseti dapat terbangun dari media maya tersebut. Intinya, Dukuhseti.com menjadi salah satu wahana berkeluarga, berkomunikasi dan berbagai informasi positif. Tak hanya informasi lowongan kerja di Pati, banyak sekali info positif dibagikan di grup tersebut yang disyaratkan tidak mengandung unsur SARA dan provokasi negatif.

Untuk kegiatan lain, keguyuban anggota dan pengurus Dukuhseti.com juga lebih rekat, sebab, sudah pernah membuat kaos Dukuhseti.com sebanyak dua kali. “Kami sudah pernah buat kaos dua kali,” pungkas Farida selaku penggagas grup Facebook Dukuhseti.com yang sampai detik ini menjadi ajang silaturahmi dan komunkasi warga Dukuhseti, Pati. (Red-HJ59/Foto: Dukuhseti.com).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here