Wisata Pemandian Mangli Wonosobo

Wonosobo, Harian Jateng – Jumlah pengunjung obyek wisata pemandian Mangli selama lebaran tahun 2015 mengalami kenaikan dibandingkan dengan lebaran tahun 2014. Kenaikan pengunjung mangli lebih dikarenakan kondisi loket sudah kembali normal.

“Pada tahun 2014 pengunjung lebaran lebih sedikit dibanding tahun ini. Karena, pada lebaran tahun 2014 adanya beringin yang roboh membuat pengunjung menjadi berkurang. Tetapi, untuk tahun ini akan mengalami kenaikan,” ungkap petugas pemandian Mangli, Saban di sela-sela menunggu pelanggan, Jumat (24/7/2015) kemarin. 

Kenaikan pengunjung terbilang signifikan karena mampu mencapai angka ratusan pengunjung pada awal memasuki lebaran. Sebab, pengunjung pada Minggu, (19/7/2015) dalam satu hari mencapai 275 pengunjung. Kemudian, Senin pengunjungnya mencapai 230, namun untuk Selasa hanya ada sekitar 210 dan Rabu mengalami penurunan.

“Setiap Kamis kolam kan dikuras, sehingga Rabu secara otomatis pengunjungnya berkurang. Karena, sampai pukul 12.00 saja baru sekitar 100 pengunjung,” katanya kepada harianjateng.com. Puncak pengunjung itu pada lebaran ke empat, karena hampir mayoritas wisatawan lokal banyak yang berkunjung untuk berolahraga di pemandian Mangli.

“Sebagian pengunjung di Mangli adalah wisatawan lokal. Sehingga, jumlah pengunjungnya tetap stabil,” tuturnya. 

Peningkatan jumlah pengunjung tersebut tak lepas dari peran berbagai pihak. Baik masyarakat sekitar maupun  peran pemerintah dalam mengembangkan obyek wisata Mangli.

“Kami selalu mengajak kepada para pengelola untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Bahkan, kami juga selalu menekankan agar lingkungan kompleks pemandian selalu bersih. Apalagi, setelah loket tertimpa beringin dan kembali dibangun juga cukup meningkatkan pendapatan,” jelasnya kepada Harian Jateng. 

Menurutnya, sudah ditugaskan untuk membersihkan kompleks lingkungan pemandian Mangli. Karena, selama lebaran pengunjungnya meningkat maka kami tambah dua petugas kebersihan agar lingkungan sekitar tetap bersih, pengunjung juga merasakan kenyamanan.

Untuk tahun 2015 ditergetkan dari pemandian Mangli ditargetkan untuk mendapatkan retribusi Rp75juta. Namun, setiap tahunnya target yang diberikan tersebut selalu terpenuhi, bahkan sering mengalami over.

“Kadang targetnya hanya Rp60juta, tahun kemarin sampai over menghasilkan Rp110juta,” jelasnya. (Red-HJ34/Foto: Jamil/Harian Jateng).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here