Foto: Syamsul Bayan.

Brebes, Harian Jateng- Syamsul Bayan SH MH, salah satu pengacara asal desa Pepedan Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah menderita luka cukup parah di sekujur tubuh dan wajah, akibat dianiaya puluhan orang tak dikenal, pada Kamis malam (11/6/2015) kemarin.

Diduga, pengeroyokan terjadi terkait aktivitas korban yang tengah menyelidiki  dugaan pelanggaran operasional galian C serta pabrik pemecah batu milik PT WK, di wilayah Kecamatan Tonjong Brebes.

Menurut penuturan Syamsul, kejadian berawal saat dirinya baru saja bertemu dengan Camat Tonjong Sumarno. Saat itu, tiba-tiba di tengah jalan dihadang puluhan orang yang langsung menyerangnya.

“Waktu itu saya dipanggil Pak Camat, menanyakan perihal aktivitas saya yang sedang menyelidiki sebuah kasus. Pulang dari kantor Camat, tiba tiba puluhan orang menghadang saya, lalu memukuli, mendendang dan menyeret saya hingga tak berdaya. Rupanya mereka sudah berencana mencelakakan saya,” kata Syamsul saat ditemui Harian Jateng, di sebuah hotel di Bumiayu. Brebes.

Sebab dari penuturan salah satu kerabat , lanjut dia, orang orang itu, sempat mencari keberadaan saya di rumah kakak saya.

Atas peristiwa tersebut , pihaknya menyerahkan sepenuhnya  kepada yang berwajib.

“Namun untuk urusan dugaan pelanggaran akan saya bawa sampai ke Jakarta ” papar Syamsul yang juga mantan anggota TNI AU, dan mantan anggota KPU Jogyakarta itu. (Red-HJ37/Wanto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here