HUT IBI: IBI Brebes saat menggelar acara di Bumiayu

Brebes, Harian Jateng- Kasus Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah relatif tinggi. Tak hanya AKI saat melahirkan, akan tetapi Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Brebes juga masih tergolong tinggi, Oleh karena itu, diperlukan  peran serta tokoh masyarakat agar kasus AKI dan ABI agar bisa ditekan.

Selain itu dari banyak kasus kematian ibu melahirkan,  dikarenakan usia ibu sudah memasuki masa risiko kehamilan. Juga akibat memiliki penyakit, seperti jantung, asma, di mana yang seharusnya ibu tersebut tidak boleh  hamil, namun akibat kurangnya pengetahuan, ibu tersebut memaksakan dirinya hamil.

Demikian yang dikatakan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Brebes Hj Mahmudah saat berada di Bumiayu, Brebes, Sabtu (13/6/2015) dalam rangkaian  HUT IBI yang ke 64 di Pendopo Dua Bumiayu, Brebes.

Menurut Hj Mahmudah, perlu kerja keras untuk menekan kasus AKI dan AKB, di Brebes. Untuk itu, bidan harus berperan aktif terhadap ibu hamil, dengan  mengawal kehidupan Ibu dan bayi hingga selesai.

“Sesuai dengan misi kami, Mengawal 1000 Hari Kehidupan, Mewujudkan Generasi Berkualitas, ” jelas Hj Mahmudah.

Terpisah  Ketua panitia HUT IBI, Khunelis mengatakan, kegiatan yang digelar dalam rangka hari ulang tahun  IBI, puncaknya akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2015 mendatang. 

“Namun memasuki bulan Ramadhan ini, kami dari IBI ingin sedikit berbagi dengan warga masyarakat, di antaranya mengadakan pelayanan KB, serta pembagian paket sembako, sebanyak 250,  kepada masyarakat  kurang mampu.” papar Khunelis. (Red-HJ39/Wanto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here