Sragen, Harianjateng.com – Atas kerja keras dan pelayanan baik terhadap publik, Pemkab Sragen mendapat penghargaan dalam ajang Sivonik 2015. Hal itu turut membesarkan nama Bupati Sragen Agus Fatchurrahman SH MH. Tak hanya itu, kantornya orang miskin di Kabupaten Sragen UPTPK, Rabu (29/4/2015) kemarin juga dinyatakan sebagai peraih penghargaan tertinggi dalam ajang Sinovik 2015.

Bupati Sragen berharap, penghargaan terbaik nasional di ajang Sinovik 2015 tersebut bisa menjadi modal penguat bagi UPTPK pada peniliaian tahap akhir UNPSA 2015 ini. Penghargaan dari pemerintah pusat tersebut adalah penghargaan tertinggi dalam ajang lomba inovasi tingkat nasional. Agus Tri Laksono mengatakan penghargaan kepada UPTPK dan Bupati Sragen tersebut diserahkan langsung Wapres Jusuf Kalla dalam penutupan Musrenbangnas 2015 di Hotel Bidakara, Rabu (29/4/ 2015) kemarin. Kompetisi bergengsi tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh Kemenpan dan RB.

Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghargaan yang luar biasa yang diterima Pemkab Sragen. Kabupaten lain seperti Wonogiri, Magelang, Wonosobo, Kabupaten Purbalingga, Banyumas dan sebagainya di Jawa Tengah juga perlu bersaing dan memantabkan kejuaraan seperti yang diraih Kabupaten Sragen.

Sragen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang tengah mengambangkan potensi wilayahnya. Tak heran, banyak orang mencari berita Sragen hari ini, Polres Sragen, berita Sragen, Peta Sragen, Sragen asri, Sragen bilingual boarding school, BKD Sragen bahkan sampai Sragen map sebagai bukti bahwa Sragen adalah kabupaten yang sering dicari informasinya di dunia maya.

Harus Bersaing Ketat 
Dalam ajang ini, untuk menjadi juara memang harus bersaing ketat. Tahap pertama, UPTPK satu-satunya kantor di Indonesia yang khusus melayani kaum miskin harus bersaing dengan 1189 inovator dari kabupaten/kota/provinsi seluruh Indonesia.

Menurut Agus Tri Laksono, pada tahap I  UPTPK harus bersaing bersama 1189 inovator se indonesia. Tahap II UPTPK bisa masuk dalam 99 besar. Tahap III  mengerucut masuk ke dalam 40 besar. Pada tahap terakhir sebelum dinyatakan sebagai penerima penghargaan tertinggi, UPTPK harus bersaing dengan 25 inovator lainnya.

Tak hanya penghargaan tertinggi tingkat Nasional, UPTPK saat kini juga bersaing bersama 15 inovasi pelayanan publik dari berbagai negara yang berkompetisi di final United Nations Public Service Awarrd (UNPSA) yang menurut rencana pengumuman pemenangnya akan disampaikan Mei mendatang di Bahrain. (Red-Harian Jateng/HJ45/Foto: Humas Sragen).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here